Berita

    Featured Image

    Jenis Minyak Rem Mobil Ternyata Banyak! Pelajari Dulu Agar Tak Salah Pilih

    Sistem pengereman pada mobil memiliki peranan yang sangat penting. Pasalnya, tanpa adanya sistem pengereman maka mobil akan meluncur tanpa kendali di jalan.

    Dalam sistem pengereman tersebut ada beberapa komponen yang bekerja bersamaan untuk memberikan hasil yang diinginkan. Salah satunya adalah minyak rem yang ternyata memiliki banyak jenis. Masing-masing jenisnya memiliki keunggulannya masing-masing.

    Dan berikut adalah beberapa jenis minyak rem yang ada di Indonesia

    • Minyak Rem DOT 3

    Minyak rem jenis ini memiliki kandungan polyglycol ether sehingga mempunyai sifat menyerap air. Berkat sifat inilah maka bila minyak rem tercampur air maka wujudnya akan tetap sama. Berkat keunggulan inilah maka minyak rem DOT 3 sangat mudah untuk ditemukan dipasaran.

    Namun, minyak rem DOT 3 ini memiliki kelemahan yang cukup besar yaitu dapat merusak karet alami. Selain itu, minyak rem ini juga dapat merusak cat dan menimbulkan karat bila tidak diganti secara berkala.

    • Minyak Rem DOT 4

    Bila memiliki mobil berusia tua maka minyak rem DOT 4 merupakan jenis yang umum digunakan. Kelebihan dari minyak rem ini adalah titik didihnya lebih tinggi dibandingkan dengan minyak rem DOT 3. Dengan titik didih yang lebih tinggi maka minyak rem ini akan dapat bekerja maksimal meski suhu rem sangat panas.

    Meski memiliki berbagai keunggulan, minyak rem DOT 4 tetap memiliki kekurangan. Selain tidak mudah menyerap air dan merusak cat, minyak rem ini harganya terbilang cukup mahal. Sisi negatif dari minyak rem DOT 4 ini juga bisa menimbulkan korosi dan sistem rem.

    • Minyak Rem DOT 5

    Minyak rem DOT 5 merupakan jenis minyak rem yang berbahan silikon. Ada banyak keunggulan dari minyak rem DOT 5 yaitu tidak merusak cat, cocok untuk semua jenis karet rem dan karena tidak bisa menyerap air sehingga cocok untuk dipakai dalam keadaan lembab.

    Sayangnya, performa dari pelumas DOT 5 sebenarnya kurang maksimal dalam melakukan pekerjaannya. Minyak rem ini memerlukan tenaga lebih besar ketika ingin melakukan pengereman ditambah dengan kurang cocok untuk mobil yang memiliki sistem pengereman ABS.

    • Minyak Rem DOT 5.1

    Dengan banyaknya kekurangan dari minyak rem DOT 5, pengembangan pun dilakukan untuk melakukan penyempurnaan. Hal inilah yang melahirkan minyak rem DOT 5.1. Perbedaan dari minyak rem 5.1 ini adalah bahan dasar pembuatannya yang tidak lagi menggunakan bahan silikon melainkan glycol.